TMMD

Di Bawah Terik Matahari, Satgas TMMD Ke-129 Tetap Genjot Pembangunan Rabat Beton di Desa Polewali

Morowali, – Meski harus bekerja di bawah terik matahari yang menyengat, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali tetap bersemangat melanjutkan pembangunan rabat jalan beton di Desa Polewali, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.

Pekerjaan tersebut terus dipercepat sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan menunjang aktivitas masyarakat.

Komandan SSK TMMD Ke-129, Letda Inf Umar Yusuf, mengatakan bahwa seluruh personel Satgas berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami dikejar oleh waktu, sehingga seluruh personel harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab. Kami optimistis target yang telah ditentukan oleh komando atas dapat diselesaikan dengan baik, sehingga hasil pembangunan ini segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Letda Inf Umar Yusuf.

Dengan semangat gotong royong dan dedikasi yang tinggi, Satgas TMMD Ke-129 terus berupaya memberikan hasil terbaik demi mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Morowali.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.