
Luwu Timur – Memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo menyiagakan tim medis selama 24 jam di lokasi pelaksanaan TMMD di Kabupaten Luwu Timur.
Tim medis yang terdiri dari tenaga kesehatan TNI dan paramedis tersebut bertugas memberikan pelayanan kesehatan bagi personel Satgas maupun masyarakat di sekitar lokasi sasaran TMMD.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro mengatakan kesiapsiagaan tenaga medis merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan TMMD yang melibatkan banyak personel dan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan ini menjadi salah satu aspek vital dalam pelaksanaan untuk mendukung dan menyukseskan program TMMD. Di lapangan tim medis ini disiagakan untuk mengantisipasi ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” kata Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, kondisi kesehatan personel menjadi perhatian selama melaksanakan berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik di lapangan. Karena itu, keberadaan tim medis diharapkan dapat memberikan penanganan secara cepat apabila dibutuhkan.
Tidak hanya melayani anggota Satgas, tim medis juga membuka pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah sasaran. Kegiatan yang dilakukan antara lain pemeriksaan kesehatan rutin, pengobatan gratis hingga penyuluhan mengenai kesehatan.
Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro menegaskan, seluruh kebutuhan personel Satgas selama menjalankan tugas terus diperhatikan, termasuk aspek kesehatan.
“Kami memastikan kebutuhan anggota Satgas terpenuhi selama program berjalan, terutama kebutuhan layanan kesehatan. Tim medis tetap disiagakan selama 24 jam,” ujarnya.
Kehadiran tenaga medis tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan di tengah berlangsungnya program pembangunan TMMD.
Dengan demikian, pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan personel dan masyarakat di wilayah sasaran.




