
Luwu Timur – Kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo. Untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut, tim medis disiagakan tanpa henti selama 24 jam guna memastikan kebutuhan kesehatan anggota Satgas tetap terpenuhi.
Tim yang terdiri atas tenaga kesehatan TNI dan paramedis ini bertugas memberikan pertolongan serta pelayanan kesehatan apabila personel mengalami gangguan kesehatan saat menjalankan kegiatan di lapangan. Kehadiran mereka menjadi bentuk antisipasi terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kelancaran pekerjaan.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menegaskan bahwa kesiapan pelayanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan TMMD. Menurutnya, tugas pembangunan harus diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan seluruh personel yang terlibat.
“Kami memastikan bahwa kebutuhan kesehatan anggota Satgas saat melaksanakan tugas di lapangan tetap terlayani dan untuk warga sekitar di lokasi TMMD. Tim medis kami siaga penuh selama 24 jam,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Kesiapsiagaan tersebut memungkinkan personel memperoleh akses pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan. Dengan adanya dukungan tenaga medis, kondisi kesehatan anggota Satgas dapat lebih diperhatikan selama menjalankan berbagai tugas pembangunan di wilayah sasaran.
Tidak hanya berfokus pada personel TNI, tim medis juga melayani masyarakat setempat melalui pemeriksaan kesehatan rutin, pengobatan gratis, serta penyuluhan kesehatan. Pelayanan ini menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh perhatian medis di tengah berlangsungnya kegiatan TMMD.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berkomitmen melanjutkan pelayanan tersebut selama program berlangsung hingga tahap penutupan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan personel dan masyarakat.




