TMMD

“Abang Maaf Aku Kejepit”, Antusiasme Siswa Warnai Kehadiran Satgas TMMD di Lubuk Tampang

Lahat — Suasana penuh keceriaan dan antusiasme mewarnai Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, saat kehadiran anggota TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat disambut hangat oleh para siswa SDN 19 Kikim Timur.

Di tengah kerumunan anak-anak yang ingin berinteraksi lebih dekat, terdengar celetukan polos, “Abang maaf aku kejepit,” yang sontak mengundang senyum. Kalimat sederhana itu menjadi gambaran betapa besar antusiasme mereka untuk berada di dekat anggota Satgas TMMD.

Para siswa tampak bersemangat, saling berebut ingin menyapa, bersalaman, hingga sekadar berbincang dengan para prajurit. Bagi mereka, kehadiran TNI bukan hanya tentang pembangunan desa, tetapi juga pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa bangga dan kagum.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menyampaikan bahwa interaksi dengan anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan dengan masyarakat, termasuk anak-anak. Antusiasme mereka menjadi semangat tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, momen kebersamaan seperti ini diharapkan mampu memberikan inspirasi positif bagi generasi muda.
“Kami berharap kehadiran TNI dapat memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” tambahnya.

Program TMMD ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, terutama anak-anak. Dari celetukan polos hingga senyum ceria, semuanya menjadi bukti bahwa kehadiran TNI membawa kebahagiaan dan harapan di tengah Desa Lubuk Tampang.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH  TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan    Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.  Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.  Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas.  Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni.  “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni.  Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.  “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.
TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.