TMMD

Mitigasi Tsunami, Kodim Cilegon Tanam Mangrove di Lahan 500 M2 Pulo Panjang

Banten – Benteng alam pelindung bencana mulai dibangun di wilayah Kabupaten Serang. Kodim 0623/Cilegon mengambil inisiatif menanam pohon mangrove sebagai langkah mitigasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.Agenda mitigasi bencana ini rampung dilaksanakan pada hari Rabu, (13/5/2026).

Kegiatan dipusatkan di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang. Kawasan ini dinilai rawan terhadap potensi bencana alam laut selatan.

“Pilihan lokasi bukan semata untuk penghijauan tetapi mitigasi,” kata Letkol Inf Imam Buchori. Dandim Cilegon menyatakan akar mangrove sangat efektif menahan laju abrasi pantai.

Kemampuan mekanis akar tersebut terbukti mampu mereduksi daya hancur gelombang tsunami. Pelestarian ini juga melindungi ekosistem laut dan puluhan sumber air bersih.

Sebanyak 1.000 bibit mangrove berhasil ditanam di atas lahan tersebut. Seluruh bibit diseberangkan secara bertahap oleh personel Kodim 0623/Cilegon ke pulau.

Lahan seluas 500 meter persegi kini dipenuhi oleh bibit-bibit mangrove baru.”Penanaman pohon mangrove dilakukan di lahan seluas 500m2,” konfirmasi Ifatullah.

Sekmat Pulo Ampel tersebut menyaksikan langsung proses penanaman bersama warga desa.Dukungan penuh mengalir dari warga yang mendiami wilayah Desa Pulo Panjang.

Mereka merasa lebih aman dari ancaman pengikisan pantai oleh air laut.”Masyarakat sangat senang karena TNI peduli dengan lingkungan sini,” tambah Ifatullah.

Sinergi warga dan TNI terlihat kompak selama proses penanaman berlangsung.Keberadaan mangrove ini memberikan rasa aman bagi kelangsungan hidup warga.

Potensi wisata alam Pulo Panjang diproyeksikan akan meningkat pasca-penanaman ini. Banyak wisatawan lokal berkunjung ke pulau ini untuk mencari ketenangan baru.

Hutan mangrove baru akan menciptakan lanskap pemandangan pantai yang indah menawan. Ekosistem yang sehat akan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke pulau.

Ujung dari tren positif ini adalah kenaikan PAD bagi Kabupaten Serang.Komitmen pelestarian alam dari Kodim 0623/Cilegon bersifat menyeluruh dan luas.

“Kami juga menanam pohon keras di sekitar kota Cilegon,” ungkap Letkol Imam Buchori.

Penanaman pohon keras difokuskan pada area pemulihan pasca-tambang industri sekitar.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY  PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026).  Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman.  Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal.  Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung.  Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah.  “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya.  Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan.  Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.
TMMD

Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.