TMMD

Sinergi Tanpa Batas, Makan Nasi Liwet Bersama Perkuat Kemanunggalan TNI dan Warga Mekarsari

Cilegon – Satgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon menggelar acara makan nasi liwet bersama warga di Kantor Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Minggu (17/5). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga kekompakan yang telah terjalin erat selama pelaksanaan program pembangunan di wilayah tersebut.

Momen kebersamaan ini menjadi penawar lelah yang sangat berharga bagi personel TNI dan masyarakat setempat. Pasalnya, selama kurang lebih tiga minggu terakhir, mereka telah bahu-membahu bekerja keras siang dan malam tanpa kenal lelah untuk menuntaskan sasaran utama berupa proyek pengerasan jalan.

Suasana hangat dan ceria langsung menyelimuti lokasi acara saat hidangan sederhana mulai disajikan di atas hamparan daun pisang. Menu merakyat seperti nasi liwet, ikan bakar, tempe, dan lalapan segar terbukti ampuh mencairkan suasana, hingga melahirkan ruang diskusi santai demi mengejar target penyelesaian proyek hingga 100 persen.

Dan SSK Satgas TMMD, Kapten Inf Dede Sukendar, menegaskan bahwa acara ririungan atau berkumpul bersama ini merupakan wadah evaluasi yang sangat efektif. Melalui obrolan santai ini, tim Satgas dan warga dapat saling mengisi, melengkapi kekurangan, dan menyatukan pemikiran demi kelancaran pembangunan.

Kehangatan acara tersebut tidak lepas dari peran luar biasa Ketua RW 05 Lingkungan Langon, Pak Mukhlis, yang menjadi motor penggerak swadaya masyarakat. Sosok pemimpin lokal ini tidak hanya aktif memotivasi warga untuk menyumbangkan tenaga, pikiran, dan doa, tetapi juga secara sukarela merogoh kocek pribadi untuk menyediakan hidangan ikan bakar tersebut.

Secara terpisah, Dandim 0623/Cilegon selaku Dansatgas TMMD ke-128 mengapresiasi tinggi soliditas luar biasa yang ditunjukkan oleh personel TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Mekarsari. Ia menekankan bahwa esensi utama TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat secara nyata di lapangan.

Melalui momentum TMMD ke-128 ini, Kodim 0623/Cilegon mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga tradisi gotong royong dan hidup guyub. Langkah konsisten ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang peduli dan bermartabat, sekaligus menjadi pilar utama dalam membangun negeri dari desa menuju Indonesia Emas.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Satgas TMMD Ke-128 Fokus Rampungkan Tahap Finishing RTLH Milik Bapak Stenly PorLOY PULAU MOA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 terus menunjukkan progres positif, khususnya pada sasaran pembangunan dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Pulau Moa. Memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD kembali melanjutkan pekerjaan rumah milik Bapak Stenly PorLOY, Senin (11/5/2026). Pada kegiatan hari ini, fokus pekerjaan diarahkan pada proses pengecatan dinding, pengacian dinding, serta pemasangan kusen pintu dan jendela guna mempercepat penyelesaian rumah agar segera dapat ditempati dengan nyaman. Sebanyak lima personel TNI diterjunkan dalam pengerjaan tersebut di bawah pimpinan Sertu Nakul. Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat untuk menyelesaikan setiap tahapan pembangunan secara maksimal. Kehadiran warga setempat yang diwakili oleh Bapak Fredy Titoke turut menambah semangat gotong royong di lokasi pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak begitu erat selama proses rehabilitasi rumah berlangsung. Sertu Nakul mengatakan bahwa pengerjaan RTLH terus dipacu agar selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar layak dan nyaman bagi pemilik rumah. “Semua personel bekerja maksimal bersama masyarakat agar rumah ini segera selesai dan dapat ditempati dengan baik oleh keluarga Bapak Stenly PorLOY,” ujarnya. Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, diharapkan rehabilitasi RTLH tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Moa.