TMMD

Kepala Desa Umbele Bersama Satgas TMMD dan Warga Lanjutkan Pembangunan Bak Penampungan Air

Morowali – Kepala Desa Umbele bersama personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali dan masyarakat melanjutkan pekerjaan pembangunan bak penampungan air sebagai bagian dari Program Manunggal Air di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Sabtu (18/7/2026).

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan mengerjakan tahapan pembangunan bak penampungan agar dapat segera difungsikan. Kepala Desa Umbele turut terjun langsung ke lokasi bersama personel Satgas dan warga sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan.

Bak penampungan air ini menjadi fasilitas yang sangat dinantikan masyarakat. Selama ini, warga masih harus mengambil air dengan cara menimba sehingga membutuhkan waktu dan tenaga lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan hadirnya bak penampungan air, masyarakat diharapkan memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, praktis, dan mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga.

Kepala Desa Umbele menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD yang telah menghadirkan Program Manunggal Air di desanya. Menurutnya, pembangunan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat.

Melalui kerja sama antara pemerintah desa, Satgas TMMD, dan masyarakat, Kodim 1311/Morowali terus menunjukkan komitmennya menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.