Sentuhan Humanis di Perbatasan: Usai Sholat Isya, Personel Satgas TMMD Ke-129 Latih Anak Induk Semang Mengaji
SEBATIK BARAT — Di balik lelahnya memeras keringat menggarap sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan pada siang hari, kehangatan dan keakraban memancar saban malam di Sebatik Barat. Pemandangan menyentuh hati terlihat saat para prajurit melepas penat di rumah warga yang menjadi tempat tinggal sementara (induk semang) mereka.
Salah satu potret kedekatan tersebut ditunjukkan oleh Serda Suherman. Memanfaatkan waktu luang usai menunaikan ibadah sholat Isya berjamaah, ia secara rutin mendampingi anak dari keluarga induk semangnya membaca Al-Qur’an dan Iqra di ruang tamu sederhana tempatnya menginap.
Dengan sabar dan telaten, Serda Suherman membenarkan pelafalan tajwid serta makhraj huruf anak-anak yang duduk bersila di sampingnya. Momen mengaji bersama ini pun menjadi agenda harian yang selalu dinantikan.
“Bagi kami, tugas TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur jalan atau menanam pohon, tetapi juga membangun ikatan batin dengan warga. Selepas sholat Isya adalah waktu yang sangat baik untuk berkumpul. Daripada waktu berlalu begitu saja, saya ajak anak-anak mengaji. Selain mengasah ilmu agama mereka, ini cara kami membalas kebaikan keluarga induk semang yang sudah menerima kami seperti keluarga sendiri,” tutur Serda Suherman.
Kehadiran prajurit TNI ini membawa warna tersendiri dan keharuan bagi tuan rumah. Orang tua anak mengaku bersyukur karena kehadiran prajurit tak hanya membawa perubahan fisik desa, tetapi juga memberikan teladan yang baik bagi buah hati mereka.
“Kami sangat senang dan bangga. Pak Suherman ini jangankan kerja bakti di luar, di dalam rumah pun sangat sopan dan mau meluangkan waktu mengajari anak kami mengaji. Anak-anak jadi lebih semangat belajar agama setiap malam,” ungkap pemilik rumah selaku induk semang.
Pendekatan edukatif dan religius ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di garis batas terdepan NKRI tidak sekadar slogan, melainkan hadir nyata dalam interaksi sehari-hari.





