CIREBON, (25/07/2026) – Pelatihan Tata Boga Tahap II dalam program TMMD ke-129 Kodim 0620/Kabupaten Cirebon tidak hanya mengajarkan cara membuat brownies, tetapi juga membekali peserta dengan standar produksi makanan yang baik agar produk memiliki daya saing di pasaran.
Kegiatan hasil kolaborasi Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Cirebon ini menghadirkan instruktur profesional untuk mendampingi peserta selama proses pelatihan.
Instruktur BLK Kabupaten Cirebon, Muhammad Arifin, menjelaskan bahwa brownies dipilih sebagai materi karena memiliki peluang pasar yang cukup besar dan mudah diproduksi sebagai usaha rumahan.
“Kami memberikan pelatihan secara bertahap mulai dari pengenalan bahan, teknik pencampuran adonan, proses pemanggangan, hingga cara penyajian dan pengemasan produk. Harapannya, peserta tidak hanya mampu membuat brownies dengan cita rasa yang baik, tetapi juga memahami standar kualitas produk sehingga siap dipasarkan dan menjadi peluang usaha rumahan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Selain keterampilan teknis, peserta juga diperkenalkan pentingnya menjaga kualitas produk, kebersihan proses produksi, serta penyajian yang menarik untuk meningkatkan minat konsumen.
Melalui pembekalan tersebut, para peserta diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas sekaligus memiliki nilai ekonomi sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.





