TMMD

Dansatgas TMMD 128: Bantuan Stunting Wujud Kepedulian untuk Generasi Sehat

Pangkalan Banteng – Kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Rabu (6/05/2026), diisi dengan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan stunting kepada ibu-ibu dan anak-anak.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan menciptakan generasi yang sehat di wilayah pedesaan.

Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P. mengatakan bahwa program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak sehingga dapat mendukung terciptanya generasi yang sehat dan kuat,” ujar Letkol Inf Makin.

Warga Desa Sungai Hijau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan Satgas TMMD bersama Tim Wasev kepada masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.