TMMD

Dukung Peternak, TMMD Ke-129 Hadirkan Layanan Penyuntikan Hewan Ternak di Desa Kesongo

Program TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah penyuntikan kesehatan hewan ternak yang dilaksanakan di Desa Kesongo.

Kegiatan ini diikuti oleh para peternak yang membawa ternaknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Petugas melakukan penyuntikan sekaligus memberikan penjelasan mengenai upaya pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga kebersihan kandang.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap usaha peternakan di desa.

Melalui sinergi antara TNI, petugas kesehatan hewan, dan masyarakat, TMMD Ke-129 terus memberikan manfaat nyata di berbagai sektor kehidupan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.