DESA TLEMANG – Lapangan Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, menjadi saksi bisu kemeriahan dan kekhidmatan Upacara Penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan. Ratusan tamu undangan dari berbagai lapisan elemen masyarakat tampak memadati tribun kehormatan dan pinggir lapangan dengan antusiasme yang begitu tinggi sepanjang jalannya prosesi sakral tersebut.
Deretan panggung utama dihiasi kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan, Forkopimcam Ngimbang, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan, Tim Penggerak PKK, serta jajaran Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Toda), dan Tokoh Masyarakat (Tomas) se-Kecamatan Ngimbang.
Sejak pagi hari sebelum barisan pasukan memasuki lapangan, para tamu undangan sudah hadir dengan raut wajah penuh sukacita dan kebanggaan. Senyum merona dan perbincangan hangat terpancar dari rombongan Ibu Persit dan Ibu PKK yang tampil anggun mengenakan seragam khas masing-masing, siap memberikan dukungan moral atas suksesnya pengabdian satu bulan penuh para prajurit.
Tak kalah bersemangat, deretan Tokoh Agama berpakaian serba putih serta Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Desa Tlemang dengan pakaian adat khas daerah duduk berjejer rapi di barisan depan. Kehadiran mereka merupakan wujud legitimasi spiritual, budaya, dan rasa terima kasih yang mendalam atas transformasi pembangunan yang dibawa oleh Satgas TMMD 129 di desa mereka.
Tepuk tangan bergemuruh dan riuh kekaguman berulang kali terdengar dari panggung utama, terutama saat Inspektur Upacara Pamen Ahli Pangdam V/Brawijaya Kolonel Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos., secara resmi menyatakan program TMMD ke-129 ditutup. Momen presisi pembacaan laporan hasil pengerjaan fisik 100 persen hingga ketegasan Komandan Upacara semakin menambah decak kagum seluruh pimpinan Forkopimda dan tamu undangan.
Ketua Tim Penggerak PKK dan perwakilan Ibu Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0812/Lamongan tampak antusias mengikuti setiap detil prosesi serah terima hasil TMMD, yang dinilai tidak hanya membangun prasarana fisik melainkan juga memperkuat kesejahteraan keluarga perdesaan.
Salah seorang Tokoh Adat Desa Tlemang yang hadir mengenakan ikatan kepala khas daerah tak sanggup menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat menyaksikan kekhidmatan upacara militer di tanah kelahirannya.
”Kami tokoh adat dan seluruh masyarakat Desa Tlemang merasa sangat terharu dan bangga luar biasa hari ini. Melihat pimpinan Kodam, Pak Bupati, Kapolres, Dandim, dan seluruh tokoh duduk bersama menyaksikan selesainya pembangunan desa kami adalah pemandangan yang sangat indah. TMMD 129 ini betul-betul menghormati adat istiadat kami dan menyatukan seluruh warga,” tuturnya dengan mata berbinar.
Keharmonisan dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh jajaran Forkopimda, Forkopimcam, Persit, PKK, hingga para tokoh masyarakat pada momen penutupan ini menjadi bukti shahih bahwa TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan telah sukses memancarkan gelombang persatuan dan Kemanunggalan TNI dengan seluruh komponen bangsa.
Selesainya upacara ditutup dengan sesi foto bersama di panggung utama, di mana para tokoh adat dan agama tampak saling berjabat tangan hangat dan bersua foto bersama jajaran pimpinan TNI-Polri dan Pemkab Lamongan, merayakan berdirinya era baru kemajuan Desa Tlemang.





