
Tulungagung – Semangat gotong royong terus mengiringi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sudjianto di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, pekerjaan dinding rumah tersebut hingga Sabtu (17/10/2026) telah mencapai ketinggian lebih dari dua meter.
Pencapaian itu menunjukkan pembangunan terus mengalami kemajuan. Satgas bersama masyarakat kini berupaya menuntaskan bagian dinding sebagai persiapan menuju pemasangan atap.
Tidak sekadar mengejar kecepatan, setiap pekerjaan tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi. Hal tersebut penting agar rumah yang dibangun dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada Sudjianto dan keluarganya.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menekankan pentingnya kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik.
“Gotong royong menjadi kekuatan dalam pelaksanaan TMMD. Dengan bekerja bersama, pembangunan bisa terus dikebut, namun tetap memperhatikan kualitas hasil pekerjaan,” ujarnya.
Setelah dinding mencapai lebih dari dua meter, pemasangan atap menjadi salah satu pekerjaan yang diprioritaskan. Dengan bangunan yang segera memiliki penutup, bagian dalam rumah akan lebih terlindungi dari kondisi cuaca.
Pembangunan RTLH Sudjianto menjadi salah satu wujud nyata program TMMD ke-130 dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Setiap tahapan yang dikerjakan Satgas diharapkan membawa perubahan bagi kehidupan keluarga penerima manfaat.
Melalui kerja keras dan kebersamaan, pembangunan rumah Sudjianto terus dikebut hingga mencapai tahap berikutnya, dengan harapan hunian tersebut dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh keluarga.




