TMMD

Kolaborasi TMMD ke-129 Kodim 0620/Kab. Cirebon dan Dunia Usaha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

CIREBON – Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan dunia usaha kembali diwujudkan dalam Program TMMD ke-129 Kodim 0620/Kabupaten Cirebon melalui kegiatan Sosialisasi Kewirausahaan bagi masyarakat Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, serta PT. Naraya Sentosa. CEO PT. Naraya Sentosa, Wisnu Sentosa, hadir sebagai narasumber untuk membagikan pengalaman dan strategi membangun usaha yang produktif.

Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin membangun sumber daya manusia yang lebih mandiri, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi di lingkungannya,” kata Dandim.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi langkah strategis dalam memperluas peluang usaha masyarakat desa.

Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang dapat menggerakkan perekonomian Desa Luwung Kencana secara berkelanjutan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.