TMMD

Mama-Mama Kampung Tanah Rubuh Siapkan Air Minum untuk Satgas TMMD, Wujud Dukungan Nyata

Manokwari Utara – Dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya ditunjukkan oleh mama-mama di Kampung Tanah Rubuh yang dengan penuh kepedulian menyiapkan air minum bagi anggota Satgas TMMD yang sedang bekerja di lokasi pembangunan rumah layak huni.

Di tengah aktivitas pembangunan yang cukup menguras tenaga, kehadiran air minum menjadi kebutuhan penting bagi para personel. Mama Ruth Dolfina Maay bersama beberapa warga perempuan lainnya secara sukarela membawa air minum, teh manis, dan kopi hangat untuk disuguhkan kepada anggota Satgas dan masyarakat yang turut bekerja.

Sertu Viktor, salah satu anggota Satgas TMMD, menyampaikan bahwa perhatian tersebut sangat berarti bagi mereka. Menurutnya, dukungan sederhana seperti air minum mampu memberikan energi tambahan sekaligus meningkatkan semangat kerja di lapangan.

Mama Ruth mengungkapkan bahwa meskipun tidak bisa terlibat langsung dalam pekerjaan fisik, dirinya tetap ingin berkontribusi melalui cara yang bisa dilakukan. Ia berharap apa yang diberikan dapat membantu dan menyemangati para prajurit.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan TMMD tidak lepas dari peran aktif masyarakat, termasuk kontribusi kecil yang memiliki dampak besar bagi kelancaran pembangunan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.