TMMD

Masuk Hari Ke-10, Peningkatan Jalan Usaha Tani TMMD 129 Kodim Belu Capai Progres 10 Persen

KODIM 1605/BELU, Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1605/Belu, pengerjaan sasaran fisik utama berupa peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) terus dikerjakan secara maraton. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik jalan tersebut telah mencatatkan capaian sekitar 10 persen, Sabtu (25/7/2026).

Peningkatan jalan usaha tani sepanjang 1,5 km ini merupakan akses vital yang menghubungkan area pemukiman dan persawahan milik warga desa setempat. Meskipun dihadapkan dengan tantangan kendala cuaca serta kondisi medan yang cukup berat, semangat gotong royong antara prajurit Satgas TMMD dan masyarakat tidak surut.

Dandim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P.,M.H.I selaku Dansatgas TMMD 129 Kodim 1605/Belu menyampaikan bahwa progres 10 persen pada awal pekan kedua ini difokuskan pada tahap pemerataan tanah, serta penyiapan tembok penahan jalan.

“Hari ke-10 ini kita sudah masuk tahap pemerataan jalan. Angka 10 persen ini mencakup penimbunan, pembersihan sisa material. Kita optimistis pengerjaan akan makin cepat begitu masuk tahap pemadatan jalan dengan alat berat” ujar Dansatgas TMMD.

Dansatgas menambahkan, seluruh pengerjaan target fisik maupun non-fisik dalam TMMD ini diproyeksikan selesai tepat waktu sebelum penutupan resmi. Evaluasi harian terus dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar serta mengatasi kendala teknis di lapangan secara cepat.

“Dengan dibangunnya Jalan Usaha Tani ini, diharapkan dapat memangkas biaya distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong percepatan roda perekonomian masyarakat pedesaan secara berkelanjutan” ucap Letkol Ariestyo.

Keberhasilan pengerjaan hingga hari ke-10 ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan warga desa yang bahu-membahu setiap hari di lokasi pengerjaan.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *