TMMD

Masyarakat Cikampak 1A Menanti Kehadiran MCK Sebagai Fasilitas Sanitasi Baru

Labuhanbatu Selatan – Upaya meningkatkan ketersediaan fasilitas sanitasi bagi masyarakat terus diwujudkan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu melalui pembangunan MCK di Dusun Cikampak 1A, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap finishing setelah personel Satgas menyelesaikan pemlasteran dan penghalusan permukaan dinding. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dinding lebih rata, halus, serta siap memasuki tahapan penyempurnaan berikutnya.

Pembangunan MCK ini menjadi salah satu sasaran fisik yang memiliki manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat. Fasilitas sanitasi yang memadai merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Terlebih, lokasi pembangunan berada di kawasan Balai Dusun Cikampak 1A yang menjadi tempat berkumpulnya warga dalam berbagai kegiatan. Dengan adanya MCK, masyarakat nantinya memiliki fasilitas pendukung yang lebih memadai ketika menggunakan sarana umum tersebut.

Kesungguhan personel Satgas dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan menunjukkan bahwa program TMMD tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui pembangunan MCK ini, diharapkan kesadaran terhadap pentingnya sanitasi dan kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memberikan kemudahan bagi warga Dusun Cikampak 1A.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH  TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan    Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.  Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.  Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas.  Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni.  “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni.  Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.  “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.
TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.