
Luwu Timur – Upaya memperkuat konstruksi jembatan beton di Dusun Kelapa Dua, Desa Cendana, Kecamatan Burau, terus dilakukan Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 1403/Palopo.
Salah satu tahapan yang tengah dikerjakan adalah pemasangan talud bronjong pada bantaran jalan di sekitar jembatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi longsor dan pergeseran tanah yang berpotensi mengganggu konstruksi.
Talud bronjong menggunakan anyaman kawat baja galvanis yang diisi batu kali atau batu belah. Material tersebut disusun pada bagian bantaran yang membutuhkan penguatan sehingga dapat membantu menjaga kestabilan tanah.
Personel Satgas bersama masyarakat mengerjakan pemasangan secara gotong royong. Selain mempercepat proses pekerjaan, keterlibatan masyarakat juga memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan TMMD.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro mengatakan penguatan bantaran merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan jembatan.
“Pemasangan talud bronjong merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi penguat struktur bantaran jalan dan jembatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, setiap pekerjaan fisik harus dikerjakan secara cermat agar hasil pembangunan tidak hanya terlihat selesai, tetapi juga memiliki kekuatan dan ketahanan yang baik.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar kualitas,” tegasnya.
Menurut Dansatgas, kondisi lingkungan dan karakteristik tanah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan metode penguatan bantaran.
Dengan pemasangan talud tersebut, Satgas berharap konstruksi jembatan dapat lebih terlindungi dari ancaman longsor dan pergeseran tanah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu panjang.




