
TULUNGAGUNG – Mengantisipasi datangnya musim hujan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung terus mengoptimalkan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Bu Muji di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Pada Sabtu (24/10/2026), pengerjaan difokuskan pada pengecoran ring balok bagian atas sebagai tahapan lanjutan menuju pemasangan atap.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian rumah agar segera memiliki pelindung bagian atas. Setelah pengecoran ring balok selesai dan memenuhi kebutuhan konstruksi, pembangunan dapat dilanjutkan dengan pemasangan rangka serta penutup atap.
Bagi Satgas TMMD, percepatan pada tahapan ini penting untuk mengurangi kendala pekerjaan akibat perubahan cuaca. Atap yang terpasang nantinya diharapkan dapat melindungi bagian dalam rumah dari hujan sehingga proses penyelesaian bagian lainnya tidak terlalu terganggu.
Di lokasi pembangunan, personel TNI dan warga bekerja bersama dalam semangat gotong royong. Setiap tahapan dikerjakan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, sehingga percepatan pembangunan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga mutu konstruksi.
Pengecoran ring balok merupakan salah satu tahapan penting sebelum pemasangan atap. Oleh karena itu, pengerjaannya perlu dilakukan dengan cermat agar konstruksi bagian atas rumah dapat dipersiapkan sesuai kebutuhan pembangunan.
Program rehabilitasi RTLH ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak. Melalui TMMD ke-130, Satgas Kodim 0807/Tulungagung berupaya membantu Bu Muji dan keluarganya memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, serta mendukung aktivitas sehari-hari.
Dengan jadwal penutupan TMMD pada 11 November 2026, Satgas terus mengatur tahapan pekerjaan agar penyelesaian rumah dapat berjalan sesuai target. Pemasangan atap menjadi salah satu prioritas agar bangunan segera terlindungi sebelum intensitas hujan meningkat.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pengerjaan RTLH ini sekaligus mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama tersebut, pembangunan di Desa Pojok diharapkan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga penerima bantuan.




