
Malang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Malang-Batu terus mendorong pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengolahan hasil pertanian lokal di Desa Taji, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan pelatihan pengolahan singkong menjadi keripik menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi lokal. Melalui kegiatan ini, warga dibekali keterampilan mengolah singkong menjadi produk pangan bernilai tambah yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Singkong yang selama ini dikenal sebagai hasil pertanian masyarakat dapat diolah menjadi produk yang lebih menarik dan memiliki nilai jual. Keterampilan tersebut diharapkan mampu mendorong kreativitas warga dalam mengembangkan produk lokal sekaligus membuka peluang usaha baru di lingkungan desa.
Pemberdayaan melalui pelatihan ini juga menjadi langkah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan baku yang tersedia di sekitar tempat tinggal, warga diharapkan dapat mengembangkan usaha secara bertahap, meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, serta menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0818/Malang-Batu terus mendorong sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa dari berbagai aspek. Pembangunan fisik berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat memiliki keterampilan yang bermanfaat dan mampu mengembangkan potensi daerahnya.
Pelatihan pengolahan singkong menjadi keripik ini diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat Desa Taji untuk semakin produktif dan kreatif dalam melihat peluang usaha. Dengan mengoptimalkan potensi lokal, pembangunan desa diharapkan tidak hanya menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.




