TMMD

Peran Warga Jadi Kunci, TMMD Ke-128 Kodim 1014/Pbn Bersihkan Pasar Pangkalan Banteng

Pangkalan Banteng – Peran warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pembersihan lingkungan yang digelar Kodim 1014/Pbn di area Pasar Kecamatan Pangkalan Banteng dalam rangka TMMD Ke-128.

Kegiatan sosial ini melibatkan personel TNI bersama masyarakat yang bergotong royong membersihkan area pasar, mulai dari pengangkutan sampah hingga penataan lingkungan agar lebih bersih dan nyaman.

Komandan Kodim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P. menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Peran warga sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kebersihan pasar dapat terus terjaga,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 1014/Pbn Mayor Inf Sumarna, Pasi Log, serta anggota Koramil Pangkalan Banteng yang bersama-sama melaksanakan aksi pembersihan.

Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.