
Luwu Timur – Kerja sama dan kekompakan menjadi kekuatan utama personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo dalam mempercepat penyelesaian berbagai sasaran pembangunan di Kabupaten Luwu Timur, Minggu (18/10/2026).
Kekompakan tersebut terlihat dalam pengerjaan sejumlah sasaran fisik, mulai dari pembangunan jalan rabat beton di Desa Parumpanai, pembangunan jembatan hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Cendana.
Dalam pelaksanaannya, Satgas tidak hanya melibatkan prajurit TNI Angkatan Darat. Personel TNI AL, TNI AU, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat juga ikut berkolaborasi menyelesaikan pekerjaan di lapangan.
Setiap personel memiliki tugas masing-masing. Ada yang mengerjakan jalan rabat beton, sebagian lainnya melaksanakan pembangunan RTLH dan jembatan, sementara personel lain mendukung kegiatan nonfisik.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., menegaskan bahwa kekompakan merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.
“Saya tekankan kepada seluruh personel Satgas TMMD ke-130, kunci keberhasilan adalah kerja sama dan kekompakan. Fisik kita kebut, nonfisik kita juga jalan. Fisik membangun infrastruktur, nonfisik membangun SDM masyarakat. Dua-duanya harus berhasil,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembagian tugas dan komunikasi yang baik membuat setiap pekerjaan dapat berjalan secara terarah.
“Ada tim yang fokus di rabat beton Desa Parumpanai, ada tim yang fokus di RTLH Desa Cendana, ada tim yang siapkan materi penyuluhan. Semua saling support. Itulah hebatnya TNI jika sudah kompak,” tambahnya.
Kekompakan personel Satgas juga memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Warga yang melihat semangat prajurit kemudian ikut terdorong untuk terlibat dalam pekerjaan.
Dengan sinergi yang terus terjaga, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo optimistis seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai target sebelum upacara penutupan.




