TMMD

Prajurit TMMD Berkontribusi Menjaga Kebersihan Rumah Warga Selama Tugas

LUWU TIMUR — Kehadiran prajurit Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di rumah-rumah warga Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Kabupaten Luwu Timur, ternyata tidak membuat pemilik rumah kerepotan.

Sebaliknya, rumah yang ditempati para prajurit justru semakin bersih dan tertata. Setiap hari, personel Satgas secara sukarela menyapu, mengepel, merapikan tempat tidur, mencuci piring hingga membersihkan kamar mandi.

Kebiasaan tersebut dilakukan di sela-sela padatnya kegiatan TMMD. Sejak pagi hingga sore, para prajurit harus menyelesaikan berbagai pekerjaan fisik seperti pembangunan rabat beton, bronjong, sumur bor dan tower air.

Namun rasa lelah tidak menjadi alasan untuk mengabaikan kebersihan tempat mereka tinggal.

Para prajurit menyadari bahwa rumah warga merupakan tempat mereka beristirahat selama menjalankan tugas. Karena itu, mereka berusaha memperlakukan rumah tersebut seperti rumah sendiri.

Bintara Peleton, Pelda Sumerdap, mengatakan seluruh anggota telah diarahkan untuk menjaga kebersihan rumah yang mereka tempati.

“Di mana kita tinggal, di situ harus kita jaga kebersihannya. Saya sudah sampaikan kepada anggota agar jangan sampai keberadaan kita menjadi beban bagi masyarakat,” katanya.

Ia bahkan mengaku mendapat sejumlah laporan positif dari warga mengenai perilaku para personel Satgas.

“Ada yang membantu memperbaiki atap rumah yang bocor, memperbaiki pintu, membersihkan kamar mandi dan berbagai pekerjaan lainnya. Ini bentuk kepedulian dan rasa terima kasih kita kepada warga,” ujarnya.

Salah seorang pemilik rumah, Ambo Tuo (60), warga Cendana, mengaku terharu melihat perilaku para prajurit yang tinggal di rumahnya.

“Saya kaget. Saya punya anak tiga orang saja malas menyapu. Ini Pak Tentara lima orang tinggal di rumah saya, setiap pagi rumah saya sudah bersih disapu dan dipel,” katanya sambil tersenyum.

Menurutnya, para prajurit bahkan membersihkan bagian rumah yang sebelumnya jarang tersentuh.

“Sampah sudah dibersihkan, tempat tidur mereka rapi. Bahkan kamar mandi saya yang berlumut dibersihkan sampai bersih. Saya malah merasa malu, saya sebagai tuan rumah justru dilayani tamu,” ujarnya.

Ambo Tuo menilai para prajurit sangat sopan selama tinggal di rumahnya.

“Mereka tidak pernah merepotkan. Kalau mau mengambil air minum saja izin. Mereka sangat sopan dan berakhlak. Semoga Allah membalas kebaikan Pak Tentara,” tuturnya.

Bagi masyarakat, kehadiran Satgas TMMD akhirnya bukan lagi sekadar sebagai prajurit yang datang untuk membangun infrastruktur. Mereka telah menjadi bagian dari keluarga warga.

Kebiasaan sederhana menyapu dan mengepel rumah tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat tumbuh dari hal-hal kecil, termasuk menjaga kebersihan dan menghormati rumah tempat mereka tinggal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *