TMMD

Rutinitas Pengecekan Personel TMMD ke-130: Mempertahankan Disiplin dan Meningkatkan Kinerja

Luwu Timur – Pengecekan personel menjadi bagian penting dalam menjaga kedisiplinan sekaligus mengukur perkembangan pekerjaan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo. Melalui apel pagi dan sore, setiap kegiatan prajurit dapat dipantau, mulai dari kesiapan sebelum bekerja hingga hasil yang dicapai pada akhir tugas harian.

Rutinitas tersebut dilaksanakan Satgas TMMD di Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Kecamatan Wasuponda dan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (21/10/2026).

Setiap pagi pukul 06.30 WITA, personel berkumpul untuk mengikuti pengecekan yang dipimpin Dan SSK Satgas TMMD, Kapten Inf. Badar. Setelah seluruh anggota dinyatakan siap, mereka menerima arahan mengenai pembagian tugas, target pekerjaan, kondisi lapangan, serta aspek keselamatan yang perlu diperhatikan.

Usai melaksanakan pekerjaan, seluruh personel kembali mengikuti pengecekan pada pukul 17.00 WITA. Pada kesempatan tersebut, pimpinan memastikan kehadiran anggota, mengevaluasi kondisi personel, dan meninjau capaian pekerjaan yang telah dilaksanakan sepanjang hari.

Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Satgas dalam menjaga agar sasaran fisik TMMD, meliputi pembangunan rabat beton, pemasangan bronjong, dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dapat dikerjakan secara terarah.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf. Windra Sukma Prihantoro, S.Sos., menegaskan bahwa apel dan pengecekan tidak boleh diabaikan meskipun prajurit sedang menjalankan tugas pembangunan bersama masyarakat.

“Saya perintahkan sebelum dan sesudah kegiatan harus apel dan cek personel di lokasi. Ini penting untuk disiplin dan keamanan. Pastikan anggota lengkap, tidak ada yang sakit, tidak ada yang hilang, alat kerja lengkap, dan target jelas. Sebelum kerja kita cek, sesudah kerja kita cek lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengecekan sebelum bekerja berfungsi memastikan kesiapan personel dan perlengkapan, sedangkan pengecekan setelah bekerja menjadi sarana untuk mengetahui kondisi anggota serta mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas.

Menurutnya, disiplin yang diterapkan secara konsisten akan membantu mencegah kelalaian, meningkatkan koordinasi, dan mendukung penyelesaian sasaran pembangunan sesuai rencana.

Hal senada disampaikan Serka Amir. Ia menilai apel pengecekan memberikan kejelasan mengenai tanggung jawab setiap personel selama bertugas di lokasi TMMD.

“Setiap pagi dan sore kita apel pengecekan di lokasi TMMD. Jadi jelas siapa kerja di mana, targetnya apa. Sore dicek lagi hasilnya sudah sampai mana. Jadi tertib, disiplin dan aman. Walaupun kita kerja di desa, jiwa militer tetap harus melekat,” tuturnya.

Bagi Satgas TMMD, kedisiplinan bukan hanya menyangkut kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan dan menjaga keselamatan seluruh anggota.

Dengan pengecekan rutin yang disertai evaluasi harian, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terus berupaya memastikan setiap personel menjalankan tugas secara optimal. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran pembangunan sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit dalam mengabdi kepada masyarakat.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kemanunggalan TNI-Rakyat: Warga Kesongo Gelar Makan Bersama Rayakan Kesuksesan TMMD 129 Bojonegoro   BOJONEGORO, – Berakhirnya rangkaian pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat.  Sebagai ungkapan kebahagiaan atas rampungnya berbagai sasaran fisik dan nonfisik, warga Desa Kesongo bersama personel Satgas TMMD menggelar acara tasyakuran dan makan bersama yang berlangsung hangat pada Rabu (12/8/2026) malam.  Momentum ini sekaligus menjadi bentuk tali kasih dan perpisahan manis masyarakat kepada para prajurit TNI yang telah hampir sebulan membaur demi memajukan desa mereka.  Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari program ini adalah Dusun Mundu.  Kepala Dusun Mundu, Hartono, menyampaikan rasa bangganya atas kekompakan warga yang secara swadaya menginisiasi acara ramah tamah ini bersama TNI.  “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Masyarakat Mundu kompak sehingga tasyakuran ini bisa terlaksana. Kami juga mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membangun dusun kami. Kehadiran Satgas tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat,” ujar Hartono.  Senada dengan itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menegaskan bahwa selesainya seluruh target TMMD tepat waktu merupakan kabar yang sangat membahagiakan bagi seluruh kelangsungan aktivitas warga.  “TMMD ini memberikan banyak manfaat nyata bagi Desa Kesongo. Kami bersyukur pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan tepat waktu. Ini tidak lepas dari kerja keras Satgas TMMD dan dukungan penuh dari gotong royong masyarakat,” tutur Kusnadi.  Di tempat yang sama, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang hadir langsung di tengah-tengah warga, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat setempat.  “Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Semua ini bisa terwujud karena adanya kemitraan, gotong royong, dan dukungan warga yang luar biasa,” ungkap Lettu Ckm Purnomo.  Ia menambahkan, selama program berjalan, warga Kesongo bukan sekadar menjadi penonton, melainkan aktor utama yang aktif membantu menyukseskan pembangunan.  Acara tasyakuran yang dikemas dalam suasana lesehan sederhana ini menjadi potret nyata dari semboyan kemanunggalan TNI bersama rakyat.  Bagi warga Kesongo, tuntasnya TMMD ke-129 ini menjadi babak baru untuk memanfaatkan fasilitas yang ada demi mendongkrak roda perekonomian dan kemajuan desa ke depan.
TMMD

Kemanunggalan TNI-Rakyat: Warga Kesongo Gelar Makan Bersama Rayakan Kesuksesan TMMD 129 Bojonegoro BOJONEGORO, – Berakhirnya rangkaian pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Sebagai ungkapan kebahagiaan atas rampungnya berbagai sasaran fisik dan nonfisik, warga Desa Kesongo bersama personel Satgas TMMD menggelar acara tasyakuran dan makan bersama yang berlangsung hangat pada Rabu (12/8/2026) malam. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk tali kasih dan perpisahan manis masyarakat kepada para prajurit TNI yang telah hampir sebulan membaur demi memajukan desa mereka. Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari program ini adalah Dusun Mundu. Kepala Dusun Mundu, Hartono, menyampaikan rasa bangganya atas kekompakan warga yang secara swadaya menginisiasi acara ramah tamah ini bersama TNI. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Masyarakat Mundu kompak sehingga tasyakuran ini bisa terlaksana. Kami juga mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membangun dusun kami. Kehadiran Satgas tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat,” ujar Hartono. Senada dengan itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menegaskan bahwa selesainya seluruh target TMMD tepat waktu merupakan kabar yang sangat membahagiakan bagi seluruh kelangsungan aktivitas warga. “TMMD ini memberikan banyak manfaat nyata bagi Desa Kesongo. Kami bersyukur pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan tepat waktu. Ini tidak lepas dari kerja keras Satgas TMMD dan dukungan penuh dari gotong royong masyarakat,” tutur Kusnadi. Di tempat yang sama, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang hadir langsung di tengah-tengah warga, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat setempat. “Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Semua ini bisa terwujud karena adanya kemitraan, gotong royong, dan dukungan warga yang luar biasa,” ungkap Lettu Ckm Purnomo. Ia menambahkan, selama program berjalan, warga Kesongo bukan sekadar menjadi penonton, melainkan aktor utama yang aktif membantu menyukseskan pembangunan. Acara tasyakuran yang dikemas dalam suasana lesehan sederhana ini menjadi potret nyata dari semboyan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Bagi warga Kesongo, tuntasnya TMMD ke-129 ini menjadi babak baru untuk memanfaatkan fasilitas yang ada demi mendongkrak roda perekonomian dan kemajuan desa ke depan.