TMMD

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Palu Kerjakan Plester Lantai Rumah Warga

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 terus menunjukkan progres pada sasaran pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

Pada Sabtu, 9 Mei 2026, anggota Kodim 1306/Palu melaksanakan pekerjaan plester lantai rumah milik Maryoto (50), seorang petani/pekebun yang tinggal di Jalan Yudistira, Dusun 6, RT/RW 002/006.

Pekerjaan plester lantai dilakukan untuk menciptakan permukaan lantai yang lebih rata, kuat, dan nyaman bagi penghuni rumah. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penyempurnaan pembangunan rumah agar lebih layak huni.

Proses pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat yang turut membantu di lokasi pembangunan. Semangat gotong royong antara TNI dan warga terus terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan.

Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, diharapkan rumah tersebut segera selesai dan dapat memberikan kenyamanan serta kualitas hunian yang lebih baik bagi pemiliknya melalui program RTLH TMMD ke-128.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.