TMMD

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Palu Pasang Dinding GRC Rumah Warga di Sausu Trans

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 1306/Palu terus menunjukkan progres pada sasaran pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pada Kamis, 30 April 2026, Satgas TMMD melaksanakan pemasangan dinding menggunakan material GRC pada rumah milik Aris Munandar (51), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Hayam Wuruk, Dusun 2, RT/RW 001/002, Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

Pemasangan dinding GRC menjadi salah satu tahap penting dalam pembangunan rumah, karena material ini dikenal ringan, kuat, dan tahan terhadap cuaca, sehingga mampu memberikan kenyamanan serta ketahanan bangunan.

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat, dengan mengedepankan ketelitian agar hasil bangunan rapi dan kokoh.

Program RTLH dalam TMMD ke-128 bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak dan nyaman. Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan rumah tersebut segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh pemiliknya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.