TMMD

Sejak Fajar, Satgas TMMD Kodim 1403/Peloporkan Semangat Gotong Royong di Desa

LUWU TIMUR — Semangat gotong royong dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo sudah terlihat sejak pagi buta. Di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, ember cor, gerobak dorong, cangkul, dan sekop telah berjajar rapi di lokasi pekerjaan talud jalan, Jumat pagi.

Sekitar pukul 06.00 WITA, saat embun masih menyelimuti kawasan desa, personel Satgas TMMD bersama warga sudah bersiap memulai aktivitas. Peralatan kerja disiapkan untuk mengangkut adukan semen dan material yang dibutuhkan dalam pengerjaan talud jalan.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran antusiasme prajurit dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Bahkan sebelum apel pagi dimulai, sejumlah warga dan personel sudah berada di lokasi untuk memastikan peralatan siap digunakan.

Ember dan gerobak yang berjajar seolah menjadi penanda bahwa semangat bekerja telah tumbuh sejak awal hari. Tidak hanya prajurit, masyarakat juga menunjukkan keinginan untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Badar, mengaku bangga melihat antusiasme tersebut. Menurutnya, kesiapan warga dan prajurit sejak pagi menunjukkan bahwa semangat membangun desa telah menjadi dorongan bersama.

“Jam 6 pagi ember dan gerok sudah mengantri, tandanya warga dan prajurit sudah sangat semangat. Siang belum, tapi hati sudah di lokasi kerja. Inilah TMMD, kerja mulai dari hati,” ujar Kapten Inf Badar.

Semangat tersebut menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan fisik TMMD. Dengan peralatan yang sudah disiapkan sejak pagi, personel Satgas dan warga dapat segera bekerja sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Pengerjaan talud jalan menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa. Keberadaan talud diharapkan dapat membantu memperkuat sisi jalan sehingga lebih mendukung aktivitas masyarakat.

Bagi Satgas TMMD, keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh kesiapan material dan peralatan, tetapi juga oleh kemauan untuk bekerja bersama. Karena itu, keterlibatan warga sejak pagi menjadi energi tersendiri bagi para prajurit di lapangan.

Kebersamaan yang terlihat di Parumpanai menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *