TMMD

Tak Kenal Hari Libur, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0425/Seluma Tetap Kerja Renovasi Tempat Wudhu Masjid

Seluma – Dedikasi dan semangat pengabdian terus ditunjukkan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0425/Seluma. Di tengah suasana hari Minggu, personel Satgas tetap melanjutkan kegiatan renovasi tempat wudhu masjid di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma.

Pengerjaan renovasi dilakukan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Dengan semangat gotong royong, anggota Satgas bersama warga setempat tampak kompak melakukan perbaikan pada bagian tempat wudhu agar lebih bersih, aman, dan layak digunakan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial dan keagamaan masyarakat desa.

Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0425/Seluma Letkol Kav Yuliansyah mengatakan, seluruh personel tetap bekerja maksimal demi percepatan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal hari libur. Kami ingin keberadaan TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, termasuk melalui renovasi fasilitas ibadah ini,” ungkapnya.

Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut dan turut membantu proses pengerjaan. Kebersamaan yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TMMD

Sinergi TNI dan Masyarakat Gotong Royong Bangun RTLH TMMD ke 128 Ta 2026 di Desa Lubuk Lagan Seluma – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0425/Seluma terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik. Salah satu sasaran utama dalam kegiatan ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Sebanyak 5 unit rumah warga menjadi prioritas perbaikan. Rumah-rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan masuk kategori rentan, sehingga membutuhkan perhatian serius.Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat. Adapun warga yang menerima bantuan renovasi RTLH di antaranya Ibu Suani, Bpk Dadi, Ibu Betauna, Bpk Rusadi dan Bpk Rinto. Mayoritas penerima merupakan buruh tani dengan kondisi ekonomi terbatas. Babinsa Desa Lubuk Lagan Serma Hermantoni menyampaikan, berdasarkan data lapangan tingkat kelayakan rumah para penerima bantuan berkisar antara 35 hingga 40 persen. Ini menunjukkan kondisi bangunan sudah jauh dari standar layak huni. “Melalui TMMD ini diharapkan rumah-rumah tersebut dapat direnovasi sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya,” kata Serma Heramantoni. Serma Hermantoni menambahkan, pelaksanaan renovasi RTLH ini melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Lubuk Lagan,” pungkasnya.