
NABIRE, PAPUA TENGAH — Sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat melalui pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1705/Nabire. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung percepatan pembangunan wilayah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.
TMMD ke-130 tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, seluruh unsur diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Personel Satgas TMMD bersama warga terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan serta kemajuan wilayah tempat mereka tinggal.
Komandan Kodim 1705/Nabire selaku Dansatgas TMMD ke-130 menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, pembangunan akan memberikan manfaat lebih luas apabila dilaksanakan dengan mengedepankan kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Melalui program TMMD ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi, serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua Tengah. Kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain mendukung pembangunan fisik, TMMD juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Dengan demikian, fasilitas yang dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1705/Nabire terus mendorong terwujudnya kolaborasi antara TNI dan rakyat sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan di Papua Tengah.
Pendim 1705/Nabire




